KUALA KURUN – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gunung Mas, Baryen mengungkapkan bahwa pada tahun 2024 ini pihaknya telah menyelesaikan sejumlah program strategis.
“Untuk tahun ini di seluruh wilayah di Kabupaten Gumas ada pembangunan yang sudah terlaksana, juga ada program pembangunan yang belum ditangani, memang cenderung ke skala prioritas karena keterbatasan anggaran,” Ujar Baryen.
Kendati demikian, menurutnya, pembangunan infrastruktur di Gumas akan terus diupayakan merata. Pasalnya hal ini memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, konektivitas, dan kesejahteraan masyarakat.
Program strategis yang dimaksud diantaranya termasuk pembangunan dan pemeliharaan jalan, jembatan, serta pengelolaan sumber daya air.
Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan di
bidang perumahan dan penataan ruang.
Secara teknis, Baryen menguraikan, dalam pengerjaan infrastruktur pada akhir tahun 2024 ini, memang menemui sejumlah kendala. Diantaranya kondisi seperti banjir seperti daerah Kecamatan Tewah dan Kahayan Hulu Utara.
“Hal seperti ini kita ada alternatif, dimana penanganan diupayakan bisa disesuaikan dengan dikerjakan di sela-sela hujan atau banjir di wilayah setempat,” Ujarnya
Sejauh ini, Baryen menuturkan sudah beberapa pembangunan infrastruktur yang terlesaikan. seperti Jembatan Sei Rawi, Sei Miwan, dan Maraya. Kemudian pihaknya akhir-akhir ini juga fokus penanganan pada Jalur alternatif Kuala Kurun-Sepang Simin.
“Kemarin kita menuntaskan jalur alternatif supaya perjalanan masyarakat di akhir Desember khsusinya pada Natal dan Tahun Baru ada alternatif. Dan kita lihat bersama itu bekerja dengan baik dan dapat dimanfaatkan,” Ungkap Baryen.
Kendati demikian, pihaknya juga masih berupaya menyelesaikan segmen jalan yang belum tertangani khususnya di daerah Hulu. Pemda sejauh ini masih berfokus menyelesaikan titik kritis dengan harapan memudahkan mobilitas masyarakat.
Selain itu, diakui Baryen, pada pembangunan infrastruktur pasti ada kontroversi. Untuk mengatasi hal ini, pihaknya memberikan pengertian dan pendekatan kepada masyarakat, sehingga apa yang dikerjakan pihaknya akan berjalan baik.
“Tahun 2025 nanti, kita pastikan kembali
meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai program proritas,” Tandanya. [RED-2]






Komentar ditutup.