PENUTURNEWS.ID – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas Daniel Kristianto menunjukkan komitmen nyata dalam program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Tidak sekadar memantau dari balik meja, Karutan terjun langsung berbaur dengan para warga binaan untuk memotivasi peningkatan kreativitas melalui pembuatan berbagai kerajinan tangan.
Langkah ini diambil sebagai upaya strategis pihak Rutan untuk memastikan para WBP memiliki bekal keterampilan yang mumpuni dan bernilai ekonomis saat mereka kembali ke masyarakat nanti.
Dalam suasana yang penuh keakraban, Karutan Kapuas Daniel Kristianto tampak berdiskusi dan sesekali memberikan arahan teknis terkait produk kerajinan yang sedang digarap. Menurutnya, keterlibatan pimpinan secara langsung dapat meningkatkan moril para warga binaan untuk terus berkarya meski berada di tengah keterbatasan.
”Kami ingin menghapus sekat namun tetap dalam koridor aturan. Dengan berbaur, kita bisa mendengar kendala mereka sekaligus memotivasi bahwa masa pidana bukan akhir dari segalanya, melainkan masa persiapan untuk menjadi pribadi yang lebih produktif,” ujarnya.
Berbagai produk kerajinan dihasilkan dari tangan terampil para WBP, mulai dari pertukangan kayu, bengkel, hingga suvenir khas daerah. Program ini dirancang untuk Mengasah Hard Skill: Memberikan keahlian teknis yang dapat diaplikasikan di dunia kerja atau usaha mandiri.
“Juga Membentuk Etos Kerja: Membiasakan warga binaan dengan rutinitas yang positif dan produktif. Modal Sosial: Menyiapkan WBP agar memiliki kepercayaan diri saat bebas karena memiliki nilai tambah,”terangnya.
Bekal Menuju Kemandirian Pasca-Bebas
Pihak Rutan Kapuas berharap, melalui pembinaan yang intensif dan humanis ini, angka residivisme (pengulangan tindak pidana) dapat ditekan. Fokus utama dari kegiatan ini adalah mengubah stigma negatif masyarakat terhadap mantan warga binaan.
”Target kami jelas saat mereka melangkah keluar dari pintu gerbang Rutan nanti, mereka tidak lagi membawa beban masa lalu, melainkan membawa keterampilan yang bisa menghidupi keluarga secara halal,” pungkasnya.
Kegiatan rutin ini mendapat respons positif dari para WBP yang merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk membuktikan bahwa mereka mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di masa depan.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di;
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Lex/red]











Komentar ditutup.