Menu ✖

Hukum dan Kriminal

Ketika Ditinggal Pemilik Ibadah Minggu Paskah, Satu Rumah di Palangka Raya Ludes

badge-check

Tampak petugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan api di rumah warga di Kota Palangka Raya, Minggu (5/4/2026).[Istimewa] Perbesar

Tampak petugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan api di rumah warga di Kota Palangka Raya, Minggu (5/4/2026).[Istimewa]

PENUTURNEWS.ID – Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah permanen di kawasan Jalan Karanggan III, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 10.44 WIB. Insiden tersebut berawal diketahui terjadi saat pemilik rumah sedang berangkat ibadah hari Minggu Paskah. Kepulan asap pertama kali terlihat berasal dari sekitar kamar tengah.

Objek yang terbakar diketahui merupakan rumah permanen berukuran sekitar 8×15 meter milik seorang warga bernama Mamah Dewi. Api dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar bangunan sebelum berhasil dikendalikan oleh petugas di lapangan.

Begitu menerima laporan, tim pemadam bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

Proses pemadaman berlangsung selama lebih dari satu jam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.10 WIB. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit, menyampaikan bahwa kebakaran terjadi diduga arus pendek. “Untuk dugaan sementara, kebakaran diduga akibat arus pendek listrik, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” ucapnya, Minggu (5/4/2026).

Sementara itu penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. “Laporan sementara sudah kami terima. Untuk hasil investigasi secara teknis dan mendalam akan dilakukan oleh tim,” jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp350 juta akibat rusaknya bangunan beserta sejumlah harta benda di dalamnya.

Penanganan kebakaran turut melibatkan berbagai unsur pendukung, di antaranya relawan pemadam kebakaran (Redkar), TNI/Polri, PLN, Dinas Kehutanan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta BPBD Provinsi Kalimantan Tengah. Sinergi lintas instansi dinilai efektif dalam mempercepat proses penanganan di lapangan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Disdamkarmat Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan sumber api lainnya guna mencegah kejadian serupa terulang.

Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di;

 

 

[Ri/red]

 

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sempat Diduga Tenggelam di Sungai Katingan, Pria Asal Kapuas Ternyata Tersesat

24 Okt 2026 - 07:45 WIB

Sempat Diduga Tenggelam di Sungai Katingan, Pria Asal Kapuas Ternyata Tersesat

Hilang dari Lanting Dini Hari, Pria 44 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Katingan

23 Okt 2026 - 12:48 WIB

Hilang dari Lanting Dini Hari, Pria 44 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Katingan

Kabut Asap Ubah Strategi Operasi Patuh Telabang 2026, Polisi Bagikan Masker hingga Oksigen Portabel

22 Okt 2026 - 05:05 WIB

Kabut Asap Ubah Strategi Operasi Patuh Telabang 2026, Polisi Bagikan Masker hingga Oksigen Portabel

Bukan Razia Biasa! Polisi Sisir THM Gunung Mas, 10 Pengunjung Dipaksa ‘Pipis’

18 Okt 2026 - 03:39 WIB

Bukan Razia Biasa! Polisi Sisir THM Gunung Mas, 10 Pengunjung Dipaksa ‘Pipis’

Niat Cari Rumput untuk Ternak, Petani di Bartim Malah Ditemukan Tewas Tertelungkup di Jembatan

14 Okt 2026 - 12:18 WIB

Niat Cari Rumput untuk Ternak, Petani di Bartim Malah Ditemukan Tewas Tertelungkup di Jembatan
Trending di Barito Timur